Kumpulan artikel dan tips seputar VCC dan PayPal

9 Kekurangan PayPal

PayPal merupakan alat pembayaran yang dikenal hampir di seluruh dunia bagi para pelaku bisnis online. PayPal menawarkan beragam manfaat, yang menjadikannya pilihan utama.

Namun, tidak ada solusi yang sempurna 100%. Peribahasa yang populer adalah “Tak Ada Gading yang Tak Retak”.

Berikut saya tuliskan beberapa kekurangan PayPal atau setidaknya hal yang membuat Anda berpikir ulang untuk membuat akun PayPal.

Berikut adalah pendapat dan berdasarkan pengalaman pribadi:

Penyalahgunaan PayPal ada di mana-mana

Banyak pengguna tidak bertanggung jawab bisa dengan mudah menyalahgunakan akun Anda. Mereka masuk dan menghabiskan dana Anda di PayPal sesuai dengan keinginan mereka. tentu saja hal ini sangat merugikan Anda.

Limited Access atau Pembatasan Akun PayPal

Bagi pengguna PayPal tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah “Your Access Account Has Been Limited” atau “Rekening PayPal anda dibatasi”. Anda diwajibkan mengirimkan bukti-bukti dokumen, seperti ktp maupun tagihan rumah. Tentu hal ini sangat menghambat transaksi karena proses PayPal membutuhkan standard waktu 3-5 hari untuk review dokumen anda.

Harus memiliki kartu kredit

PayPal memerlukan kartu kredit pada saat verifikasi. Kartu kredit ini selanjutnya akan digunakan sebagai sumber dana untuk pembiayaan transaksi pembelian atau pengiriman uang.

Penipuan berkedok PayPal

Email palsu dan web pancingan (phishing) merupakan hal yang mengerikan. Email-email ini tersebar kemana-mana bahkan mungkin sudah sampai ke email Anda.

Refund PayPal

Fasilitas Refund sering digunakan oleh penipu online(scammer) dengan berkedok telah melakukan pembayaran, namun setelah beberapa waktu klaim refund ke PayPal. Hal ini tentu sangat merugikan pihak customer.

Add fund yang sulit

Add fund hanya bisa dilakukan dari US Bank. Proses ini tidak bisa dilakukan dari bank lokal Indonesia atau dari kartu kredit.

Proses withdraw yang lama

Proses withdraw memerlukan waktu yang lama. Jika ingin menikmati uang Anda di PayPal maka Anda perlu menunggu waktu 2-4 hari kerja. Hal ini menjadi masalah ketika Anda memerlukan uang secara cepat.

Tidak tahu penggunaan PayPal

Anda mungkin bingung untuk apa memiliki akun PayPal. Jika sama-sama memerlukan kartu kredit untuk berbelanja, mengapa tidak langsung saja menggunakan kartu kredit tanpa harus bersusah payah memiliki PayPal.

Fee termasuk besar

Potongan setiap menerima transaksi 2,4% + $0,30 USD hingga 3,4% + $0,30 USD tentu sangat memberatkan penjual terutama yang baru memulai usahanya. Dibandingkan alat pembayaran lainnya seperti moneybookers atau libery reserve biayanya jauh lebih tinggi.

Jika Anda menemukan kekurangan PayPal lainnya, silakan menuliskan di bagian komentar. terima kasih

Baca juga

Tips agar PayPal Aman dan Tips mengatasi jika sudah Terlanjur Bobol

Sebenarnya akun PayPal sangat aman, yang menjadikan PayPal tidak aman adalah “email” yang kita gunakan terutama email gratis seperti yahoo dan gmail. Tips ini lebih menyorot tentang keamanan email. Agar email aman dari hacker maka saya punya beberapa tips penting namun seringkali dianggap enteng, setidaknya itu anggapan saya sebelum kejadian ini. 1. Jangan gunakan pertanyaan […]

Menghindari Fee PayPal Personal saat menerima

Beberapa hari yang lalu, saya mengecek ulang beberapa transaksi akun PayPal. Ternyata ada satu transaksi yang dikenakan potongan cukup besar dari paypal. Jenis akun PayPal saya Personal, sebelumnya tidak pernah ada potongan setiap menerima pembayaran. Ternyata tidak, ada fee sebesar 0.34% + $0.30 untuk setiap transaksi, memang di halaman depan laporan PayPal tidak dituliskan biaya […]

Biaya PayPal

 Personal Premier / Busines Membuat akun Gratis Gratis Mengirim Uang Gratis Gratis Pencairan Dana ke Bank Lokal Pencairan < Rp1500000 biaya Rp16000 Pencairan > Rp1500000 Gratis Pencairan < Rp1500000 biaya Rp16000 Pencairan > Rp1500000 Gratis Menerima pembayaran yang didanai dari PayPal, eCheck PayPal. Gratis 4.4% + $0.30 USD Menerima pembayaran yang didanai dari Kartu Kredit, […]

WhatsApp WhatsApp Kami